Cara Bikin Bumbu Lotek yang Enak dan Mudah
Cara Bikin Bumbu Lotek – Lotek adalah hidangan sayuran khas Sunda yang memakai bumbu kacang berbasis kacang tanah, gula merah, dan air asam jawa. Hasil yang kita tuju: saus kacang halus, kental, dan tidak berminyak berlebihan sehingga mudah menyatu saat disiram ke sayuran rebus.

Kami akan membahas pilihan bahan (goreng atau sangrai kacang), takaran, serta teknik mengulek agar tekstur lembut—termasuk varian Bandung yang memakai air panas untuk melunakkan campuran. Panduan juga menyertakan koreksi rasa agar konsisten sejak percobaan pertama.
Apa yang akan Anda temukan selanjutnya: perbedaan lotek dan pecel, daftar bahan serta takaran, langkah mengulek detail, lalu troubleshooting dan ringkasan resep untuk penggunaan pada sayur, lontong, atau ketupat.
Mengenal lotek khas Sunda dan ciri bumbu lotek yang autentik
Lotek khas sunda adalah hidangan sayuran yang disatukan oleh saus kacang. Akar kulinernya kuat di tradisi Sunda, namun ragam rumahan membuatnya fleksibel.
Perbedaan praktis dengan pecel
Secara tampilan lotek mirip pecel, tapi pilihan sayuran dan aroma bumbu sering berbeda. Versi Bandung cenderung lebih sederhana: kangkung, taoge, dan kol.
Bumbu lotek biasanya menonjolkan kencur sehingga wangi lebih khas dibanding pecel.
Sayuran yang sering dipakai
Di rumah, resep lotek juga memakai bayam, kacang panjang, atau kombinasi sayuran lain sesuai musim. Kol dan taoge sering jadi basis karena teksturnya pas untuk disiram saus.
Profil rasa yang dicari
Rasa ideal seimbang: gurih dari kacang tanah, manis karamel dari gula merah, segar-asam dari asam jawa, dan wangi kencur.
Baca Juga : Cara bikin bumbu mie lidi basah pedas yang Lezat
Peran cabai (buah) untuk pedas bersih, garam mengangkat gurih, dan daun jeruk sering ditambah untuk aroma segar. Bumbu yang baik harmonis, tidak hanya manis.
| Komponen | Peran | Contoh takaran rumah |
|---|---|---|
| Kacang tanah | Gurih, dasar tekstur | 100–150 g |
| Gula merah | Manis karamel | 30–50 g |
| Asam jawa & jeruk | Segar-asam, seimbang | 1 sdm asam + 1 lembar daun jeruk |
| Kencur & cabai | Wangi dan pedas | 1 ruas kencur, 3–5 buah cabai |
Bahan dan takaran untuk bumbu lotek yang pas
Untuk mendapatkan saus kacang yang seimbang, pilihan bahan dan takaran harus tepat. Di bawah ini daftar inti dan opsi yang sering dipakai di rumah.
Bahan utama dan takaran contoh
- Kacang tanah: 3 sdm (rumahan) atau 100–150 gram untuk resep lebih besar.
- Gula merah: 1/2 sdm (rumah) atau 1–2 sdm sesuai selera manis.
- Cabai: 2–5 buah cabai merah + 1–3 buah cabai rawit jika suka pedas.
- Bawang putih: 1 siung (rumah) atau 2 siung untuk porsi lebih banyak.
Pemilihan kacang dan pengaruhnya
Kacang tanah goreng memberi rasa lebih gurih dan tekstur sedikit berminyak. Sangrai hasilnya lebih kering dan aroma kacang terasa murni.
Pilih goreng bila ingin saus lebih kaya; pilih sangrai untuk rasa lebih ringan dan mudah disimpan.
Pengatur rasa, aroma, dan opsi
- Kencur 1 cm dan 1 lembar daun jeruk purut untuk wangi khas.
- Garam 1/2 sdt dan asam jawa 1–3 sdm untuk keseimbangan.
- Air panas atau air matang (200 ml pada versi Bandung) untuk mengatur kekentalan.
- Opsional: terasi matang 1/2 sdt dan taburan bawang goreng; bisa disajikan dengan sayuran seperti kol dan tempe goreng.
| Skala | Gram / sdm | Catatan |
|---|---|---|
| Rumahan | 3 sdm kacang / 1/2 sdm gula | Cukup untuk 2 porsi |
| Tradisional | 100 g kacang / 2 sdm gula | Lebih kaya rasa |
| Bandung | 150 g kacang / 1.5 sdm gula | Pakai air panas 200 ml |
Cara bikin bumbu lotek langkah demi langkah sampai kental dan halus
Mulai dari kacang hingga koreksi rasa, proses yang runtut menjamin tekstur creamy dan aroma khas.
1. Menyiapkan kacang tanah: Goreng atau sangrai kacang sampai warna keemasan. Angkat ketika aroma kacang keluar dan bagian permukaan tampak kering. Tiriskan di atas tissue dapur supaya minyak berlebih terserap.
2. Menghaluskan bumbu dasar di cobek: Ulek buah cabai rawit atau cabai merah bersama kencur, bawang putih, daun jeruk, dan garam sampai lembut. Teknik ulek lebih mengeluarkan aroma dibanding blender.
3. Memasukkan kacang dan gula merah: Masukkan kacang sedikit demi sedikit lalu ulek lagi. Tambahkan gula merah secara bertahap agar tekstur tetap creamy dan tidak pecah minyak.
4. Mengencerkan dengan air asam jawa: Mulai dengan 1–2 sdm air asam jawa, cicipi, lalu tambah bila perlu. Asam yang pas mengangkat rasa kacang tanpa menutupi wangi kencur.
5. Versi Bandung — air panas: Untuk saus yang lebih lembut, tuang air panas (±200 ml) perlahan. Air panas membantu gula larut dan menyatukan bumbu sehingga mudah disiram ke sayuran atau lontong.
6. Koreksi rasa cepat & kekentalan: Jika kurang manis tambah sedikit gula. Kurang gurih? Tambah sejumput garam. Terlalu pedas? Tambah kacang atau air. Untuk piring sayur, pertahankan sedikit kental; untuk siraman, encerkan.
7. Kesalahan umum dan solusi singkat: Rasa pahit berarti kacang terlalu gosong — ganti sebagian kacang dan tambah gula. Bumbu encer karena kebanyakan air — tambahkan kacang halus atau masak sebentar. Jika minyak terpisah, ulek lagi sedikit sambil tambahkan air hangat.
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Pahit | Kacang gosong | Kurangi kacang gosong, tambah gula merah |
| Terlalu encer | Air berlebih | Tambah kacang halus atau kecilkan air |
| Minyak terpisah | Kacang terlalu berminyak | Ulek bertahap, tambahkan air hangat |
Kesimpulan
Ringkasnya: kunci resep lotek ada pada kacang yang matang pas, keseimbangan gula merah dan asam jawa, serta wangi kencur yang konsisten.
Pilih gaya ulek kental untuk dicampur dengan sayuran rebus seperti kangkung, kol, dan taoge. Pilih versi Bandung (saus lebih lembut) bila ingin mudah dituang di piring saji bersama lontong.
Susun sayuran rebus (sesuaikan gram kol dan gram taoge untuk porsi), tambahkan lontong dan taburi bawang goreng. Lengkapi dengan kerupuk dan tempe goreng untuk tekstur dan rasa.
Patokan rasa: rasa kacang harus muncul pertama, disusul manis, lalu pedas, dan ditutup asam ringan. Catat penyesuaian sdt pada resep lotek ini dan praktekkan sampai jadi versi favorit keluarga.


